Dow naik signifikan sebesar 2.39%, ini terjadi karena turunnya harga minyak ke level US$ 122. Permintaan minyak di Amerika ternyata tak sebesar yg diperkirakan, harga minyak yg tinggi membuat permintaan menurun. "The Energy Information Administration said Monday U.S. oil demand in May was 660,000 barrels per day less than previously thought. A separate government report said motorists drove 2.4 percent less during the first five months of the year than they did in the same period of 2007."
Beberapa bulan ini, harga minyak terus menjadi concern dalam stock market. Minyak merupakan salah satu faktor utama penggerak ekonomi dunia. Ia menjadi faktor kunci terhadap multiplier berbagai sektor lain. Energi dari fosil ini meski bisa membosankan, mesti terus dipantau. Dari hari ke hari, isu selalu berubah yang membuat sentimen negatif ataupun positif berselang-seling. Dalam situasi yang selalu berubah seperti ini, aku rasa pilihan yang baik adalah day trading. Iseng2 aku mencoba metode V30 dari Pak Vier, wah ternyata ampuh juga. Boleh nih dipraktekkan...hehehe
Hari ini Indonesia libur, tidak ada trading. Situasi ekonomi politik dunia malam ini yg akan mempengaruhi trading besok. Tetap saja, wait and see.
Rabu, 30 Juli 2008
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar