Rabu, 23 Juli 2008

Giliran Rebound

Hari ini beberapa saham yg Gap Up adalah ISAT, PTBA, HEXA, TINS, ARTI, CTRA-W, BSDE,ADHI, GJTL & TINS.

Sementara yg masih oversold BUMI, UNSP, PTBA, UNTR, BNBR, AALI, ANTM, INDY, LSIP, INCO, YPAS, TINS, TBLA, GGRM, ENRG, SGRO, CPIN, BRPT, KLBF, SMCB, JSMR, CNKO, WIKA, ELSA, ELTY-W, ASRI, SIIP, TMPI & GJTL.

Terus terang saya malas dengan saham gorengan, maka kalo dari analisa saya kemungkinan yg akan naik adalah PTBA, TINS (menjelang stock split 1:10) & GJTL. TLKM akan naik juga karena valuasinya yg tinggi (dari laporan DB). BUMI & SGRO mungkin akan landai (atau turun) sebelum naik lagi, setelah dua hari naik. Bila ini terjadi, kesempatan utk melakukan averaging down BUMI yg nyangkut di atas. Harga minyak turun lagi, ini membuat saham tambang & CPO kenaikannya tdk akan drastis meskipun sudah oversold.

Penurunan harga minyak akan membuat kekhawatiran terhadap inflasi (cost push) berkurang sehingga saham finance & infrastruktur akan naik. Di Amerika saham finance mulai atraktif, di Indonesia beberapa waktu lalu sudah terjadi kenaikan sehingga bila naik lagi akan terbatas. Disamping itu, bila tiba2 minyak naik (misalnya krn isu nuklir Iran) maka saham2 finance akan rentan jatuh. Namun, bila insisted ke sektor keuangan maka BMRI, BBCA & BBRI masih menarik. BMRI membentuk candle stick yg menarik, yaitu doji dgn kaki bawah yg panjang. Saham infrastruktur sy belum terlalu familiar, sehingga sy tidak bisa berkomentar banyak.

Tidak ada komentar: